|
Written by thunder surabaya
|
|
Monday, 19 April 2010 16:42 |
|
STANDAR KONVOI
ini adalah panduan sederhana tentang konvoi tapi lebih baik kita sebut sebagai penyeragaman atau standarisasi konvoi supaya ritme touring mudah dibentuk, terhindar dari kesan arogan dan tetap tidak mengganggu hak orang lain. yang paling penting dan perlu diingat adalah konvoi touring biker adalah bukan konvoi VVIP. - motor dalam keadaan baik secara keseluruhan - mental dan fisik biker maupun boncenger dalam keadaan fit secara keseluruhan - patuhi semua standar SAFETY RIDER... Lihat Selengkapnya - datang tepat waktu baik di start point ataupun di meeting point - masuk dalam klotur (kelompok touring) yang telah ditentukan
TATA CARA PEMBERANGKATAN :
hal ini berlaku untuk setiap pemberangkatan baik dari start point dan setiap stop point (check point, emergency stop, dll) yang ditentukan oleh RC (road captain) - RC memberikan tanda siap berangkat dengan menghidupkan mesin motornya dan memposisikan motornya sebagai RC (terdepan) - peserta mengikuti dengan membentuk barisan 1 (satu) kolom dan ditutup oleh Sp (sweeper) - RC memberikan tanda akhir siap berangkat (lihat hand code) diikuti oleh peserta yang sudah siap - Sp memberikan tanda konfirmasi siap berangkat kepada RC (lihat horn code)
TATA CARA KONVOI : - dibagi dalam beberapa klotur dengan maksimum peserta 40 motor per klotur - tidak membentuk garis lurus dengan motor didepannya - posisikan motor lebih ke kanan atau ke kiri terhadap motor didepan untuk memberikan jarak menghindar bila terjadi pengereman mendadak - atur jarak aman sesuai kecepatan - pastikan kecepatan tidak melebihi 80 kpj - tidak melanggar lampu merah - teruskan pesan hand code (kode tangan) dan foot code (kode kaki) kepada peserta dibelakang - nyalakan lampu penerang jalan (lampu dekat) - hidupkan lampu hazard (opsional) - tidak menggunakan lampu strobo ataupun flip-flop - tidak menggunakan sirine ataupun pengeras suara - tidak membunyikan klakson terhadap hal yang tidak perlu atau sudah diwakili oleh RC - tidak saling mendahului - pendengaran tetap dominan terhadap kondisi sekitar - usahakan selalu dan tetap tenang - tidak meninggalkan peserta yang mengalami masalah (troble) dijalan
TATA CARA DI LAMPU LALU LINTAS (LALIN) ATAU DI PERSIMPANGAN : - RC mengurangi kecepatan terutama saat lampu menyala kuning untuk menghindari putusnya konvoi - tetap dalam konvoi kecuali ditentukan lain oleh RC - tidak menerobos lampu merah sekalipun konvoi harus terputus
TATA CARA KONVOI TERPUTUS : - Sp memberikan pesan horn code (kode klakson) - RC mengurangi kecepatan - setelah bebas dari hambatan, peserta yang terputus bersama Sp mengejar konvoi dalam kecepatan aman max. 80 kpj - setelah semua bergabung kembali Sp kembali memberikan horn code
TATA CARA MENGHALAU PENYUSUP : - maksimalkan jarak motor dengan motor didepannya sesuai kecepatan - berikan tanda dan berikan jalan untuk mendahului kepada calon dan penyusup - Sp berusaha mengeluarkan penyusup dengan cara-cara yang baik
TATA CARA PESERTA MENGALAMI MASALAH : - peserta berikan tanda darurat mohon berhenti jika memungkinkan - RC memberhentikan konvoi - Sp advice RC bila tidak mengetahui - Sp atau salah satu peserta memberi tanda kepada klotur berikut - tidak meninggalkan peserta dijalan dalam situasi apapun - tidak meninggalkan peserta sendirian atau lebih baik lagi pending klotur
- BILA TERJADI KECELAKAAN MINOR INJURED : # Sp memberikan tanda kepada klotur berikutnya untuk tidak berhenti # korban dirawat sementara # bawa korban ke balai pengobatan terdekat bila perlu
- BILA TERJADI KECELAKAAN MAJOR INJURED : # parkir semua motor di lokasi aman (ditunggui salah satu peserta bila perlu) # semua peserta mengamankan TKP dan atur lalin # Sp memberikan tanda kepada klotur berikutnya # evakuasi dipimpin langsung oleh RC # RC broadcast berita dan # wajib stop touring
- BILA TERJADI MOGOK : # klotur emergency stop # ditangani oleh peserta yang mengerti # RC cari bengkel terdekat bila tidak bisa ditangani peserta # antar dan kawal motor ke bengkel terdekat
HAND CODE (KODE TANGAN) - gunakan hanya tangan kiri - ancungan jempol = konfirmasi tanda siap berangkat tanda ; salam brotherhood - satu jari = bentuk barisan konvoi menjadi satu kolom - dua jari = bentuk barisan konvoi menjadi dua kolom - lima jari = konvoi bubar untuk kembali bergabung setelah melewati rintangan (macet) - jari mengepal = siap-siap berhenti (hanya untuk stop point) - menunjuk arah = siap-siap berbelok ke arah yang ditunjuk
FOOT KODE (KODE KAKI) - turunkan kaki kiri = menunjukan adanya lobang disebelah kiri - turunkan kaki kanan = menunjukan adanya lobang disebelah kanan - turunkan kedua kali = menunjukan jalanan rusak, bergelombang, marka melintang, rel kereta api
HORN CODE (KODE KLAKSON) - bunyi panjang = konfirmasi siap berangkat (hanya sweeper); tanda klotur putus (hanya sweeper); tanda konvoi sudah kembali komplit setelah terputus (hanya sweeper) - bunyi berulang sering = permintaan emergency stop - bunyi pendek dua kali = salam brotherhood
Diambil dari : BUKU SAKU PANDUAN TOURING PURWOKERTO TIGER BROTHERS Edisi No.1/03/2009 |
|
Written by Pak Antok
|
|
Saturday, 10 April 2010 11:26 |
|
 ACARA 4th Anniversary Thunder Community Surabaya Chapter Lokasi : Camping Ground Pacet Tanggal : 24-25 April 2010
Berangkat : Pukul : 18.00 WIB (Tepat) hanya 1 gelombang. Lokasi Kumpul : Ruko Delta Sari Indah Waru - Sidoarjo Apabilah terlambat langsung nyusul ke Pacet. Perkiraan sampai di tujuan Pk 20.00 - 21.00 WIB
Rute Perjalanan : Ruko Delta sari - Waru - Taman - kletek - Gilang - Krian - Mojosari - Pacet - Camping Ground
Susunan acara sbb :
1.Sabtu Malam - Istirahat - Makan Malam - Prospek Anggota Baru - Api Unggun - Sharing, Flashback, Rama Tama - Istirahat Malam
2.Minggu Pagi - Bagun pagi Pk 05.00 WIB - Olahraga pagi, Joging, Tracking, Senam pagi - Makan pagi - Game - Tukar Kado (Harga Max Rp.10.000) - Persiapan Pulang
Biaya Perserta** : - Rp 50.000,- (Wajib)/Rider* - Rp 25.000,- (Boncengers/Keluarga)/Orang - Terakhir Pembayaran tanggal 18 April 2010 (Sabtu besok) - Pembayaran melalui bendahara ultha Tc sby ( Bro Yono ) dengan Nomor Hp : 08563444504 - Pembayaran dapat melalui rekening Mandiri kcp sby Rungkut 14103 dengan No Rek : 141-000-989-689-5
* Rincian Biaya Perserta : -Rp 15.000,- Konsumsi -Rp 10.000,- Peralatan Camping -Rp 15.000,- Sewa Lokasi -Rp 5.000,- Stiker -Rp 5.000,- Lain-lain ------------------------------- + -Rp 50.000,-
Pengurus Kecil Ultha : - Ketua : Bro Antok 0818575635 - Wakil : Bro Karno 085755272718 - Perlengkapan : Bro Hermawan 08819033246 - Bendahara : Bro Yono 08563444504 - Acara : Bro Rusdi 91147065 dan Bro Tatto 081809478446 - Dokumentasi : Bro Nurdin 081938227837 - Konsumsi : Bro -Ap- 085881018000 - Ke anggotaan : Bro Agung 91027795
Tambahan : - Alat Alat Pribadi - Untuk Anggota Baru dan Lama. - Syarat Melunasi Iuran kas sd/Maret 2010. - BBM dan Keperluan Pribadi ditanggung sendiri. - Obat Obat Pribadi dan Peralatan Mandi harap di bawah sendiri.
** Mohon kepada anggota yang ikut registrasi ke panitia di karenakan untuk menyiapkan jumlah tenda yang di perlukan
Salam Brotherhood, Panitia |
|
Wednesday, 07 April 2010 23:53 |
|
it's all about HID
 
Apakah HID Kit ?
HID adalah singkatan dari High Intensity Discharge, sinar HID yang sangat terang tersebut dihasilkan oleh pengeluaran elektrik yang diciptakan oleh Ballast. HID Conversion Kit memberikan opsi kepada anda untuk menggunakan lampu HID tanpa mengubah atau memodifikasi apapun yang terdapat didalam kendaraan.
Apakah Lumen HID ?
Lumen adalah unit yang mengukur kekuatan sinar atau terangnya sinar dari suatu sumber.
Halogen tradisional hanya mengeluarkan 1000-1200 lumens, sedangkan reflektor lampu yang telah menggunakan HID Kit dapat mengeluarkan hingga 3200 lumens.
hid-halogen4100-6000K adalah temperatur warna yang paling maksimum dalam terangnya sinar yang diukur oleh lumens, itulah sebabnya mengapa pabrikan orisinal kendaraan yang menggunakan HID selalu menggunakan temperatur warna ini.
Mengapa menggunakan HID ?
1.Sinar lampu yang lebih terang hingga 3 kali lipat dibanding dengan bohlam lampu Halogen. 2.Cakupan sinar yang lebih luas, sinar HID dapat menambah jangkauan 70% lebih jauh dan lebih luas dari Halogen. 3.Umur bohlam yang jauh lebih panjang dari Halogen, bohlam HID dapat bertahan hingga 5-10 tahun pada kondisi penggunaan normal. 4.Kelistrikan yang lebih efisien, jauh lebih terang dengan penggunaan listrik yang 25% lebih irit. 5.Membuat tampilan kendaraan lebih elegan dan indah.
Apakah Temperatur Warna (Kelvin) ?

Temperatur warna diukur dengan satuan derajat Kelvin yang menunjukkan satuan dari sumber cahaya, dalam halnya ini adalah Bohlam HID. Pengguna yang tidak menguasai tentang HID akan mengira bahwa semakin tinggi Kelvin akan semakin terang sebuah sinar, itu tidaklah benar. Kendaraan yang menggunakan HID orisinal melengkapi kendaraan mereka dengan 4100-6000 Kelvin yang menghasilkan sinar seperti halnya sinar matahari di siang hari. Temperatur yang lebih kecil seperti 3000 Kelvin akan menghasilkan warna kuning yang cocok untuk menembus kabut. Temperatur warna yang lebih tinggi akan mengeluarkan warna putih yang agak kebiruan atau keunguan seperti halnya 6000K dan 8000K, temperatur yang lebih tinggi akan lebih biru hingga keunguan seiring dengan semakin tingginya Kelvin.
Mengenali Warna dan Kelvin
Temperatur warna adalah hal yg paling mudah dikenali saat anda melihat kendaraan yang menggunakan HID, Derajat Kelvin yang tinggi bila dilihat oleh mata sepertinya lebih terang, tetapi sebenarnya sinar mereka lebih sedikit yang terlihat di jalan dibanding dengan kelvin yang lebih rendah.

diambil dari berbagai sumber
semoga memberi manfaat buat teman - teman yg lain.. trims..

|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 9 of 17 |